Kapolsek Baleendah, Kompol Suhari mengatakan kampung yang masih tergenang banjir sejak Jumat (28/10) berada di Kelurahan Andir dan Baleendah. Ketinggian air secara merata menggenangi perkampungan penduduk mulai dari 1,3 meter hingga 1,4 meter.
"Hingga sore ini masih ada genangan air di dua kawasan (Baleendah). Ketinggian air terdalam 1,4 meter. Warga terpaksa masih menetap di pengungsian," kata Suhari saat dihubungi via telfon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banjir terparah memang di lokasi-lokasi yang saat ini masih tergenang. Sebelumnya banjir mencapai 2 meter, tetapi sudah ada penyurutan," jelas dia.
Banjir tidak hanya menggenangi pemukiman warga, tetapi juga akses jalan di kawasan Baleendah. Akibatnya akses dari pertigaan Andir menuju Rancamanya terputus. Pasalnya, genangan air setinggi 80 centimeter menghadang para pengendara.
"Pertigaan Andir menuju taman kota juga belum bisa dilalui karena masih ada genangan setinggi 50 centimeter di sana," tutur dia.
Untuk diketahui, banjir juga masih menggenangi sejumlah kawasan di Kecamatan Dayeuhkolot dan Kecamatan Bojongsoang. Sebagian warga mengungsi dan ada yang juga bertahan di rumah masing-masing. (ern/ern)










































