Pembangunan di KBU Diduga Penyebab Banjir, Ridwan Kamil: Izinnya Keluar Sebelum Saya

Pembangunan di KBU Diduga Penyebab Banjir, Ridwan Kamil: Izinnya Keluar Sebelum Saya

Avitia Nurmatari - detikNews
Kamis, 27 Okt 2016 08:19 WIB
Pembangunan di KBU Diduga Penyebab Banjir, Ridwan Kamil: Izinnya Keluar Sebelum Saya
Foto: Dikhy Sasra
Bandung - Pembangunan di Kawasan Bandung Utara (KBU) disinyalir menjadi salahsatu penyebab banjir di Kota Bandung. Rusaknya daerah resapan di Bandung itu membuat air hujan tumpah ke jalan. Soal ini, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengklaim selama tiga tahun kepemimpinannya tidak pernah lagi memberi izin di KBU. Menurutnya, kalaupun saat ini ada pembangunan itu atas izin pemerintahan periode sebelumnya.

"Bukan melarang tapi membatasi. Kami melakukan secara logika apa yang perlu kami lakukan untuk melindungi lingkungan. Ini menunjukkan 3 tahun saya menjabat, hampir tidak ada apartemen yang saya beri izin di KBU. Kalau ada pembangunan tinggi rata-rata di zaman sebelumnya," ujar pria yang karib disapa Emil.

Atas sikapnya tersebut, menurut Emil pihaknya sampai pernah akan digugat oleh salah satu developer karena tidak memberi izin pembangunan apartemen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya sampai mau digugat ke pengadilan oleh developer karena saya tidak kasih izin pembangunan apartemen di punclut. Di twitter juga ada yang bilang pengen saya cepat-cepat selesai jadi wali kota biar gampang izinnya," tuturnya.

Persoalan banjir di Kota Bandung masih belum bisa diatasi hingga sekarang. Senin lalu (24/10/2016), Jalan Pasteur dan Jalan Pagarsih dilanda banjir parah hingga ketinggian air di atas 1 meter. Akibat banjir hari itu, sebuah mobil Grand Livina milik warga terseret banjir dan baru ditemukan keesokan harinya. Sebuah motor pengangkut sampah juga hanyut dan belum ditemukan. Tak hanya itu, seorang pegawai Borma Setiabudi meninggal saat berusaha menolong wanita yang terseret banjir. Ia terseret derasnya banjir dan masuk gorong-gorong. (avi/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads