Rabu (15/6/2016), detikcom mencoba naik Bus DAMRI jurusan Cicaheum-Leuwipanjang dari Terminal Cicaheum dengan tarif Rp 5.000. Bus yang dinaiki kebetulan bus baru, bantuan dari pemerintah pusat. Cukup nyaman dengan kursi dan interior yang masih baru dan bersih.
Penumpang bus DAMRI |
Di dalam bus, penumpang saling berbincang satu sama lain, mengomentari bus dan aturan baru yang diterapkan oleh Perum DAMRI. Salah satunya ialah Ati (60), warga Sukamiskin tersebut mengaku cukup senang dengan diberlakukannya jadwal DAMRI setiap lima menit sekali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nurroniah (70) juga senang dengan kondisi bus yang nyaman. Wanita paruh baya ini mengaku sering berangkat mengaji ke Masjid Raya Provinsi Jabar Alun-alun dengan menggunakan bus.
"Kalau ke pengajian saya langganan naik bus ini. Hatur nuhun (terimakasih) atuh kalau sekarang bus-nya baru semua. Enakeun (nyaman)," ungkapnya.
bus DAMRI |
Seperti yang diberitakan sebelumnya, seharusnya bus DAMRI tidak diperkenankan lagi menaikan penumpang sembarangan. Bus seharusnya berhenti dan menurunkan penumpang di halte yang sudah disediakan.
Namun di hari pertama ujicoba ini, kernet dan sopir masih memberhentikan bus disembarang tempat saat ada penumpang yang naik. Sekitar 30 menit, bus sudah tiba di Halte Alun-alun Bandung. Di tempat ini cukup ramai menjadi persinggahan bus dari berbagai jurusan.
Tak seperti biasanya, perputaran bus juga cukup lancar. Tidak ada bus yang mengetem cukup lama. Juga tidak ada penumpang yang menanti bus tujuannya cukup lama.
Tiga trayek bus yang mulai hari ini hingga 29 Juni mendatang diujicoba beroperasi dengan berbasis jadwal yakni jurusan Cicaheum - Cibeureum, Cicaheum - Leuwi Panjang, dan Cibiru - Kebon Kalapa. (avn/bbn)












































Penumpang bus DAMRI
bus DAMRI