Perahu Jeriken dan Basoka Air Siap Terjun ke Lokasi Bencana

Perahu Jeriken dan Basoka Air Siap Terjun ke Lokasi Bencana

Baban Gandapurnama - detikNews
Senin, 16 Nov 2015 17:56 WIB
Perahu Jeriken dan Basoka Air Siap Terjun ke Lokasi Bencana
Foto: Baban Gandapurnama
Bandung -

Selain menyiagakan personel terlatih menghadapi bencana, Polda Jabar juga memiliki alat penunjang untuk menanggulangi banjir, longsor dan lainnya. Perpaduan alat modern dan tradisional siap diterjunkan ke daerah lokasi bencana. Alatnya antara lain perahu rakitan berbahan jeriken dan basoka air untuk memadamkan api.

Peralatan Tim SAR Polda Jabar dipamerkan di lapangan upacara Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin (16/11/2015). Kapolda Jabar Irjen Pol Moechgiyarto mengecek langsung kesiapan personel dan alat dimiliki Tim SAR Polda Jabar.

"Kami siapkan satu kompi dengan peralatan khusus," ucap Moechgiyarto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alat-alat yang ditampilkan Tim SAR Polda Jabar oleh antara lain perahu karet, gergaji mesin, gunting baja, penghancur batu, alat pemadam, pakaian selam dan peralatan las. "Mereka tentunya terlatih memegang alat-alat khusus dalam menghadapi bencana," ujar Moechgiyarto.

Kesiapan polisi ini berkaitan musim hujan yang melanda Jabar. Moechgiyarto menegaskan, pihaknya sudah siaga menghadapi bencana longsor, banjir dan lainnya. Personel Tim SAR Polda Jabar akan berkoordinasi dengan instansi terkait guna menanggulangi bencana.

Anggota Tim SAR Jabar berkesempatan mempraktikkan keterampilan menguasai beberapa alat di hadapan Moechgiyarto. Misalnya saat anggota secara cepat memotong batang pohon menggunakan gergaji mesin. Lalu ada anggota yang memecahkan batu memakai mesin penghancur.

Perhatian tertuju kepada alat basoka air yang sepintas bentuknya mirip senjata pelontar gas air mata. Seorang anggota Dit Sabhara Polda Jabar berpakaian oranye menggendong tabung sambil menghampiri tiga ban yang sengaja dibakar. Dia mengokang basoka, setelah itu menembakkannya ke kobaran api. Blubb! Sekali semburan air membuat api sekejap padam.

"Alatnya berisi campuran air dan sabun. Alat ini mengandalkan gas nitrogen untuk mendorong air. Sekali tembak atau semprotnya berkekuatan 25 bar," kata Bripda M Yusuf salah satu petugas yang memfungsikan basoka air.

Senjata bercat hitam belabel Ifer buatan Belanda itu berbobot 30 kilogram. Alat tersebut berfungsi menjinakkan titik api saat terjadi kebakaran. "Dit Sabhara Polda Jabar punya tiga unit basoka air," kata Briptu Wawan Riswana yang terlatih menguasai alat pemadam api itu.

Peralatan lainnya ialah perahu terbuat dari tumpukan jeriken. Perahu rakitan ini karya kreatif personel Dit Polair Polda Jabar. "Perahu jeriken ini hasil inovasi kami. Ada dua unit perahu jeriken yang kami miliki," kata Kasi Sarbinmas Ditpolair Polda Jabar Kompol Ade Rohendi.



Perahu berkapasitas delapan penumpang ini dikelilingi jeriken bercat biru. Badan perahu dilapisi fiber. "Total ada 28 jeriken yang membuat perahu bisa mengapung di air. Tempat duduknya juga pakai jeriken," ucap Ade.

Salah satu anggota Dit Polair Polda Jabar, Brigadir Dedi Mulyadi, menyebut perahu jeriken ini sudah dicoba saat penanganan tanggul jebol di Indramayu. Meski tampilannya sederhana, Dedi menambahkan, perahu tersebut tergolong kokoh.

"Dulu perahu karet yang kami gunakan. Tapi lama-kelamaan perahu karet itu hancur dan bocor. Nah, munculah ide membuat perahu jeriken. Butuh waktu satu minggu merakit perahu jeriken. Kalau kena benturan tetap kuat, kalau bocor masih bisa mengapung. Perahu jeriken ini ditambah mesin untuk melaju di air," tutur Dedi.

(bbn/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads