RSHS Rawat Tiga yang Diduga Terjangkit MERS

RSHS Rawat Tiga yang Diduga Terjangkit MERS

- detikNews
Kamis, 08 Mei 2014 13:41 WIB
Bandung - Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) merawat tiga pasien yang diduga terjangkit virus Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV). Pasien mengalami gejala sakit tenggorokan, batuk, panas dan pilek. Ketiganya baru pulang umroh.

Ketiga pasien tersebut yakni R (60), A (66) dan E (51). R dan A merupakan pasangan suami istri dan sudah dirawat di Ruang Isolasi Flamboyan RSHS sejak 3 hari lalu. Sementara E baru tiba di RSHS pukul 11.00 WIB, Kamis (8/5/2014). Ketiganya baru saja pulang dari ibadah umrah.

"Pasien gejalanya seperti flu, keluhnnya sakit tenggorokan, batuk pilek. Tapi karena memang sudah jadi prosedur karena pasien memiliki riwayat perjalanan umrah, kami langsung menangani sesuai penanganaan untuk pasien MERS," ujar Kasubag Humas dan Protokoler RSHS, Nurul Wulandhani, di ruang kerjanya, Jalan Pasteur, Kamis (8/5/2015)

Menurut Nurul, sudah ada tiga pasien suspect MERS yang sebelumnya di Ruang Isolasi Flamboyan RSHS. Namun berdasarkan hasil pemeriksaan cairan tenggorokan, ketiganya dinyatakan negatif.

"Jadi total dengan yang pernah dirawat di Flamboyan, ada 6 pasien. Yang pasien A dan R juga sebetulnya negatif. Kalau yang E ini karena baru datang, jadi masih kami observasi dulu," terangnya.

Nurul menjelaskan, untuk pasien diduga MERS, akan dilakukan sejumlah prosedur untuk mengetahui pasien negatif atau positif. Dokter akan melakukan pengambilan cairan tenggorokan.

"Prosedurnya kita pastikan apus tenggorokan secara serial, yang dilakukan sebanyak tiga kali. Cairan tersebut dibawa ke Litbangkes di Jakarta. Tapi meskipun hasilnya negatif, karena riwayat umrah, tetap dirawat di Flamboyan," jelasnya.

Untuk kasus ini, RSHS juga membentuk tim dokter yang khusus menangani pasien MERS.

"Tentu saja kita punya tim khusus, seperti yang menangani virus flu burung dan lainnya," kata dia.

(avi/ern)


Berita Terkait