Penolakan Jam Malam di Bandung Ramai di Dunia Maya

Penolakan Jam Malam di Bandung Ramai di Dunia Maya

Erna Mardiana - detikNews
Rabu, 26 Feb 2014 16:37 WIB
Bandung - Lini massa Twitter kini tengah ramai memperbincangkan pemberlakuan jam malam di Kota Bandung. Rata-rata mereka mempertanyakan soal alasan pemberlakuan jam malam. Beberapa minggu terakhir ini, polisi memang membatasi jam operasional tempat hiburan malam. Semua operasional harus tutup pukul 00.00 WIB. Namun pada kenyataannya, pembatasan jam operasional ini berdampak pada semua kegiatan.

"Warnet oge dirazia dg alasan jam malam. Nongkrong di CK oge dibubarkeun alasan jam malam. Bandung bukan Gotham City!," tulis akun @mengbal.

Sementara akun @hikmatdarmawan mempertanyakan motif pemberlakuan jam malam. "Jam malam di bandung itu blunder. udah ada yang bikin hitungan ekonominya belum, ya?."

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keluhan yang sama soal jam malam ini juga dilontarkan @gilangkr. "Di kota "anak nongkrong" semacam Bandung, adanya jam malam membunuh kreatifitas dan semangat muda warganya. #TolakJamMalamBDG," tulisnya.

Awal tahun ini, Kapolda Jabar Irjen Pol M Iriawan mengusulkan pada Pemkot Bandung untuk pembatasan jam operasional tempat hiburan malam, hingga pukul 00.00 WIB. Ternyata tak hanya usulan, Kapolda langsung memerintahkan anak buahnya mensosialisasikan hal ini pada tempat hiburan malam di Bandung dan juga kota lainnya di Jabar.

Untuk 'mensosialisasikan' aturan baru ini, polisi langsung membubarkan dan menyegel kafe atau pub yang buka di atas pukul 00.00 WIB.

Dalam Perda Nomor 7 tahun 2011 soal operasional tempat hiburan malam, jam operasional tempat hiburan beragam. Jam operasional yang paling malam adalah pukul 03.00 WIB.

(ern/ern)


Berita Terkait