Belanja produk dari pedagang kaki lima (PKL) kini lebih asyik. Tak lagi harus kucing-kucingan dengan Satpol PP, tinggal datang saja ke Mal BIP di Jalan Merdeka. Warga sudah bisa berbelanja barang PKL di basemen P1.
Sejak 18 Januari sebagian PKL Merdeka mulai direlokasi ke Basemen BIP. Mereka sempat meminta kepada Pemkot Bandung untuk melaunching agar masyarakat mengetahui bahwa PKL yang biasanya mangkal di pinggir Jalan Merdeka sudah pindah ke basemen BIP.
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil pun datang langsung untuk meresmikan lapak baru PKL tersebut. Ia sempat berkeliling meninjau PKL, lalu ia berhenti di lapak yang berjualan aksesori HP. Ia pun membeli cover handphone miliknya, yang dibanderol Rp 100ribu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus (26) penjual aksesori handphone yang dibeli Emil pun langsung sumringah. Menurutnya ia tidak mengurangi juga tidak menambah harga cover handphone yang dibeli oleh orang nomor satu di Bandung itu.
"Emang harganya segitu, bapak tadi beli cover yang original," katanya.
Selain membeli aksesori handphone, Emil juga membeli sebuah kacamata. Harga kacamata tak bermerek tersebut dibanderol Rp 75ribu.
"Tapi tadi bapak ngasihin uang seratus ribu, enggak minta kembalin," ujar salah satu pedagang kacamata.
Dengan penataan itu maka para PKL terbebas dari sengatan matahari dan dinginnya hujan.
"Ini seperti sperti bermain bola. Tidak mungkin bisa main sendirian. Saya terima kasih kepada BIP yang bisa menampung teman-teman PKL," kata Emil saat meresmikan PKL BIP, Kamis (20/2/2014).
Sementara itu Emil mengatakan, sudah sebuah keharusan setiap pertokoan menyediakan ruang hingga 10 persen untuk para PKL. Sehingga PKL tidak berjualan di jalanan.
"Aturan itu dibuat bukan untuk menyengsarakan tapi dibuat demi kenyamanan," ujarnya.
Emil mengakui sejauh ini belum 100 persen PKL Jalan Merdeka yang mau direlokasi. Namun secara bertahap ia berharap para PKL bisa mengikuti aturan yang dibuat oleh Pemkot Bandung.
"Yang penting coba dulu. Nanti kalau ada kurangnya, Insya Allah Pemkot siap membantu. Kita juga nanti akan bantu promosikan. Mudah-mudahan banyak (PKL) yang mau dibina," jelasnya.
(avi/ern)











































