"Bukan. Informasi demikian disampaikan masyarakat, (pelaku) tinggal bersama temannya bukan istrinya. Tapi kalau statusnya sudah beristri," ujar Danlanud Husein Sastranegara Kol Pnb I Nyoman Trisantosa di lokasi kejadian, Senin (7/10/2013).
Informasi yang dihimpun, Kopral RBW mempunyai WIL yang bernama Tante Veni atau Sandra. WIl-nya ini mengontrak di kosan milik Iim Siti Rohaeti. Kamar kos Tante Veni dan Ade Kartika bersebelahan. Keduanya bekerja di sebuah tempat hiburan di Bandung. Ade tinggal bersama temannya bernama Tina.
Sementara itu, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Sutarno juga mengaku masih mendalami hubungan perempuan yang pergi bersama Kopral RBW usai kejadian. "Tersangka pergi bersama perempuan bernama Siti Jubaedah alias Veni. Soal status hubungan mereka, masih kita dalami juga," ujar Sutarno.
Saat kejadian, Ade dan Tina tengah menerima tamu dua laki-laki bernama Hendi Winardi dan Mumung Supriatna. Berdasarkan ekspos polisi, saat kejadian sekitar pukul 04.00 WIB, Tina keluar kamar menuju ke kamar kecil. Ia mengunci pintu kamarnya dari luar. Kemudian dia mendengar keributan.
Pelaku berteriak sambil menggedor pintu kamar. "Siapa yang merusak kosan saya." Tina yang baru keluar kamar mandi, akhirnya membukakan pintu kamar.
Begitu membuka pintu, kopral RBW marah-marah. Lalu mengeluarkan senjata dan mengeluarkan tembakan. Sebelum menembak ketiga korban yang tengah berada di atas kasur, ia menembak dua kali ke atas.
Tembakan pada korban kemudian mengakibatkan Ele meninggal dunia dengan luka tembak di kepala kanan tembus dahi kiri, Mumung luka di bagian dada dan Ade di bagian paha.
Usai kejadian, pelaku lalu lari bersama Tante Veni alias Sandra. Hingga kini pelaku masih buron.
(ern/ern)











































