"Hindari anarkis dan merusak fasilitas umum," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Sutarno di Mapolrestabes Bandung, Rabu (19/6/2013).
Ia mengatakan antisipasi dini dilakukan aparat keamanan agar unjuk rasa berjalan tanpa gangguan. Caranya menjalin koordinasi serta komunikasi dengan penanggung jawab atau koordinator lapangan demonstran.
"Kami wanti-wanti jangan terjadi perusakan. Sampaikanlah aspirasi atau pendapat di muka umum secara santun. Kalau merusak fasilitas umum 'kan yang rugi rakyat juga. Fasilitas umum itu dibangun pakai menggunakan rakyat," tuturnya.
Sutarno percaya masyarakat Bandung bisa bersikap dewasa dan cerdas menanggapi suatu persoalan. Selama ini, sambung dia, pedemo menyampaikan protes tanpa berujung anarkis. Pihak kepolisian pun bakal sigap mengawal aksi demo.
"Sejauh ini unjuk rasa di Bandung berakhir kondusif. Tapi kalau ada melanggar, tentunya bakal ditindak sesuai aturan hukum yang berlaku," singkat Sutarno.
(bbp/bbp)











































