"Total pengawas untuk SMA dan SMK itu jumlahnya 4.310 orang," jelas Kasie Kurikulum SMA/SMK Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung Supanda.
Ia menyampaikannya saat meninjau pendistribusian naskah dan lembar jawaban UN di SMAN 8 Bandung, Jalan Solontongan, Minggu (14/4/2013).
Menurut Supanda jumlah tersebut tediri dari pengawas SMA sebanyak 2.078 orang dan pengawas SMK dikerahkan 2.232 orang. "Sistemnya guru silang. Misalnya, guru di salah satu sekolah itu mengawasi peserta UN di sekolah lain," ucapnya Supanda.
Guru pengawas menyebar ke 120 sekolah tingkat SMA, dan 95 tingkat SMK. Tercatat ada 2.155 ruangan yang dipakai UN 2013 yang terdiri 1.039 ruangan SMA, dan dan 1.116 ruangan SMK.
Di tempat yang sama, Pengawas SMA Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung Ade Sumina mengatakan penyimpanan naskah soal dan lembar jawaban di subrayon dijaga ketat polisi serta tim indenden dari Pengawas Satuan Pendidikan Perguruan Tinggi.
"Panitia pelaksana UN di tiap sekolah hanya menyediakan ruang ujian saja. Naskah dan lembar jawaban disimpan di ruangan khusus. Pintu tempat itu dipasang dua gembok. Kunci gemboknya dipegang polisi dan pihak independen," jelasnya.
"Setelah nanti di subrayon, pihak sekolah penyelenggara UN mengambil naskah dan lembar jawaban. Kondisi naskah dan lembar jawaban dalam kondisi tersegel," tambah Ade.
Subrayon SMA terbagi di lima sekolah masing-masing wilayah Barat (SMAN 4), Utara (SMAN 20), Timur (SMAN 23), Selatan (SMAN 7), dan Tenggara (SMAN 8). Subrayon SMK terbagi empat tempat yakni wilayah Selatan (SMKN 3), Utara (SMKN 1), Timur (SNKN 7), dan Barat (SMKN 12). Subrayon MA yaitu wilayah Timur (MA 2 Cibiru), dan Barat (MA 1 Cijerah). Untuk Paket C di SMA Maarif.
Β
(bbp/ern)











































