Maling Satroni Kantor Pemkot, Satu Laptop Berisi Data Raib

Maling Satroni Kantor Pemkot, Satu Laptop Berisi Data Raib

Baban Gandapurnama - detikNews
Senin, 28 Jan 2013 15:36 WIB
Maling Satroni Kantor Pemkot, Satu Laptop Berisi Data Raib
Bandung -

Maling menyatroni kantor Pemkot Bandung di Jalan Wastukencana. Satu unit laptop raib digondol dari ruang Bagian Organisasi dan Pemberdayaan Aparatur Negara Pemkot Bandung. Laptop senilai Rp 7,9 juta itu berisi data pengeluaran keuangan.

Insiden pencurian diketahui sekitar pukul 09.00 WIB, Senin (28/1/2013). Pelaku membongkar jendela yang berada di samping luar kantor. Kaca tidak pecah dan ditaruh di sekitar lokasi kejadian. Maling membuka penyangga kaca, dan memaksa menyelinap lewat bingkai jendela melompong seukuran tubuh orang dewasa.

"Pelaku masuk melalui ruang rapat. Setelah itu membuka pintu ruang bendahara yang tidak terkunci," jelas pegawai Bendahara Pengeluaran Pembantu Bagian Sekretariat Organisasi dan dan Pemberdayaan Aparatur Negara Pemkot Bandung, Deni Junaedi, kepada wartawan di lokasi kejadian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Deni terkejut saat hendak menggunakan laptop ternyata sudah lenyap di ruangannya. Ia tak merasa curiga lantaran suasana ruangan terlihat rapi. Ia melapor polisi pada pukul 12.00 WIB. Belum diketahui pasti kapan aksi garong beraksi. Sebab, kantor tersebut pada Sabtu dan Minggu tidak ada aktivitas alias libur.

"Di meja ruangan ada dua laptop posisinya bertumpukan. Hanya satu laptop yang bagian atas diambil. Laptop itu berisi data pengeluaran keuangan atau berisi akses data keuangan organisasi dan pemberdayaan aparatur daerah yang langsung terkoneksi ke sistem manajemen keuangan daerah (SIMDA)," ungkap Deni.

Tim Inafis Polretabes Bandung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas identifikasi mencari sidik jari pelaku.

Kanitreskrim Polsek Sumur Bandung AKP Untung mengatakan masih menyelidiki kasus tersebut. Ia enggan berspekulasi apakah ada keterlibatan pihak dalam atau internal Pemkot Bandung.

"Intinya masih diselidiki. Memang ada satu laptop yang hilang. Nilai laptop itu lebih tujuh juta rupiah," kata Untung di TKP.

(bbp/ern)


Berita Terkait