Di posisi satu, pasangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar tak tergoyahkan. Pasangan ini meraih prosentase 35,11. Posisi kedua ditempati Yance (sapaan Irianto) dan Tatang dengan raihan 25,19 persen.
Dede-Lex ada di posisi tiga dengan raihan 18,86 persen. Pasangan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki ada di posisi empat dengan prosentase 14,52. Di posisi buncit ada Dikdik Mulyana Arief Mansur-Cecep Nana Suryana Toyib yang hanya meraih 1,8 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disinggung soal hasil yang berbeda dengan hasil survei metode multi stage random, Peneliti Reform Institute Kholid Novianto menyebut karena metode survei berbeda.
"Dengan metode tracking ini, kita menggunakan kuosioner yang disebar merata ke seluruh daerah di Jabar," kata Kholid saat dihubungi via ponsel, Rabu (16/1/2013).
Dari survei menggunakan metode tracking, Kholid menyebut kekuatan Yance di pedesaan cukup kuat. Sehingga ia bisa berada di posisi dua.
"Pendukung Pak Yance itu juga berasal dari kalangan petani, buruh, kalangan menengah ke bawah, dan pendapat menengah ke bawah," jelasnya.
Disinggung soal kekuatan Heryawan-Deddy Mizwar yang kokoh di posisi puncak, ia menyebut kekuatan pasangan ini terletak pada tingkat keterpilihan di masyarakat perkotaan.
"Pak Heryawan lebih kuat di perkotaan. Kalau Pak Yance mungkin karena sosialisasinya lebih banyak di pedesaan, jadi dia kuat di pedesaan," tutur Kholid.
Survei Reform Institute dilakukan 13-21 Desember 2012. Sebanyak 1.000 orang dari berbagai daerah dengan berbagai latar belakang pendidikan, usia, jenis kelamin, hingga pekerjaan dilibatkan dalam survei tersebut. Margin of error dari survei tersebut adalah 3,1 pada tingkat kepercayaan 95 persen.
(orb/ern)











































