Pery Soeparman Paling Berpeluang Jadi Sekda Definitif

Pery Soeparman Paling Berpeluang Jadi Sekda Definitif

Oris Riswan Budiana - detikNews
Jumat, 02 Nov 2012 18:28 WIB
Bandung - Dari beberapa nama yang layak menjadi sekda Provinsi Jabar, ternyata hanya Pery Soeparman yang berpeluang menjadi sekda definitif. Saat ini status Pery adalah pelaksana tugas (plt) sekda menggantikan Lex Laksamana yang penisun.

Selain Pery, sebetulnya ada nama lain yang mendekati kriteria yang dibutuhkan untuk jadi sekda. Mereka adalah Kadinkes Alma Lucyati, Kepala Bappeda Deni Juanda, Kadispenda Bambang Heryanto, Bakorwil Bogor Anang Sudarna, Asda II Pemprov Jabar Wawan Ridwan, termasuk Pery Soeparman.

Untuk diusulkan menjadi sekda, yang bersangkutan harus pernah mengikuti Diklat Pim Tingkat-I (Spati) atau Lemhanas. Dari nama-nama yang ada, hanya Pery yang ternyata memenuhi persyaratan karena sudah menjalani Spati atau Lemhanas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau seperti itu, yang tersisa memang Pak Pery," ujar anggota Komisi A DPRD Jabar Deden Darmansyah saat dihubungi via ponsel, Jumat (2/11/2012).

Tapi dari persyaratan lain, semua nama-nama itu punya kans jadi sekda karena berpendidikan minimal S1, pernah dua kali menjabat sebagai pejabat eselon II selama dua kali dan tidak pernah kena sanksi disiplin.

Sementara itu, aturan saat ini mewajibkan seorang sekda definitif harus memenuhi persyaratan tersebut. Yang paling penting adalah pernah menjalani Spati, baru kemudian menjadi sekda, bukan sebaliknya, jadi sekda dulu baru menjalani Spati.

Deden menyebut, Pery cukup layak menjadi sekda. Selain memenuhi persyaratan administratif, kinerja Pery harus diacungi jempol.

"Sebagai inspektur, saya lihat selama dua tahun ini dia berturut-turut aktif mengejwa WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dalam laporan keuangan APBD Jabar, dan berhasil," katanya.

Selain itu, Pery punya pengalaman sebagai sekda Kabupaten Bogor. "Beliau cukup mumpuni kalau menjadi sekda. Pak Pery juga akan sanggup melaksanakan tugas sebagai plt gubernur saat masa kampanye nanti," papar Deden.

(orb/ern)


Berita Terkait