Konfirmasi Soal Cagub Gerindra, Wartawan Malah Dibentak

Konfirmasi Soal Cagub Gerindra, Wartawan Malah Dibentak

Oris Riswan Budiana - detikNews
Selasa, 23 Okt 2012 18:31 WIB
Bandung - Sekitar 10 wartawan dari berbagai media massa terpaksa gigit jari. Mereka yang hendak menemui pengurus DPD Partai Gerindra Jabar untuk meminta keterangan terkait calon yang diusung pada Pilgub Jabar malah mendapat perlakuan kurang menyenangkan dari oknum pengurus.

Ketua Tim Penjaringan Calon Gubernur dan Wagub DPD Partai Gerindra Jabar Sunatra kemarin sempat menyebut jika hari ini kemungkinan akan dilakukan pengumuman calon yang diusung dan partai koalisinya.

Selasa (23/10/2012) siang, wartawan sengaja datang ke Kantor DPD Partai Gerindra Jabar di Jalan Cimanuk. Wartawan sempat menunggu di area luar kantor. Karena begitu wartawan ke lokasi, para pengurus sedang rapat.

Begitu satu per satu pengurus Gerindra keluar dari kantor, wartawan baru mendekat ke lokasi. Begitu masuk ke pintu depan, perwakilan wartawan langsung mengutarakan niatnya untuk mewawancarai Ketua DPD Partai Gerindra Jabar Oo Sutisna.

Namun salah seorang oknum bereaksi berlebihan. "Riweuh ku wartawan (kacau oleh wartawan-red)," bentak pria berambut gondrong tersebut.

Para wartawan sempat diam sejenak menunggu jawaban dari pengurus yang kebetulan sedang berkumpul di meja ruang tengah. Namun pria itu malah berteriak-teriak memanggil satgas untuk mengeluarkan wartawan dari lokasi.

"Satgas, satgas, satgas," teriaknya. Sebelum satgas datang, para wartawan langsung meninggalkan lokasi karena mendapat perlakuan seperti itu.

Hal itu disesalkan para wartawan karena mereka datang dan bertanya dengan cara yang sopan. "Kami datang ke sana atas undangan yang dari salah seorang pengurus tapi malah mendapat perlakuan seperti itu.

Padahal apa salahnya bicara baik-baik jika tidak memungkinkan untuk melakukan sesi wawancara," ucap Dery, wartawan Inilah Koran.

Padahal selama ini, hubungan wartawan dan pengurus Gerindra Jabar berlangsung baik. Namun kejadian itu membuat wartawan kecewa.

(orb/tya)


Berita Terkait