Heryawan Temui Buruh, Mahasiswa Tuding Kampanye Terselubung

Heryawan Temui Buruh, Mahasiswa Tuding Kampanye Terselubung

Oris Riswan Budiana - detikNews
Rabu, 03 Okt 2012 15:08 WIB
Heryawan Temui Buruh, Mahasiswa Tuding Kampanye Terselubung
Bandung - Untuk pertamakalinya, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menemui massa yang berunjuk rasa di halaman Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Rabu (3/10/2012). Aksi itu disindir sekitar 30 mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Jabar. Mereka menuding Heryawan melakukan kampanye terselubung.

Massa Aliansi BEM Jabar ternyata ada di lokasi saat ribuan buruh menggelar aksi. Mereka menyuarakan aspirasi yang sama yaitu agar para buruh mendapat upah layak dan meminta sistem kerja outsourcing dihapus.

Saat Heryawan menemui massa buruh dan berbicara di hadapan mereka, para mahasiswa posisinya ada di tangga Lapangan Gasibu. Mereka berdiri sambil berteriak 'jangan mau ditipu', saat Heryawan berorasi dan membacakan surat moratorium perihal tenaga kontrak, PKWT dan outsourcing.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun Heryawan tidak terganggu dengan aksi mahasiswa tersebut. Ia tetap membacakan surat yang akan dikirim ke para bupati dan walikota se-Jabar.

Menurut Nobi Mentara, koordinator aksi Aliansi BEM Jabar, apa yang dilakukan Heryawan ditengarai sebuah kampanye terselubung dan sebuah pencitraan.

"Kami mencium adanya kampanye terselubung yang sudah disetting tim sukses Gubernur dengan memanfaatkan momen (demonstrasi) ini," kata Nobi.

Dari catatan Aliansi BEM Jabar, Heryawan belum pernah menemui massa pedemo yang beraksi di halaman Gedung Sate. "Gubernur sama sekali belum pernah menemui massa. Baru sekarang Gubernur turun langsung seperti itu," tegasnya.

"Ini karena mendekati pilgub, Gubernur langsung turun ke publik. Terlalu mudah juga Gubernur menemui massa, setelah massa demo 4,5 jam, Gubernur langsung turun," papar Nobi.

Ia mengaku tidak menduga Heryawan akan menemui massa. "Kami sama sekali enggak menduga. Makanya kami spontan teriak jangan mau ditipu," ucapnya.

Bahkan mendadak massa sempat menulis poster 'Jangan Mau Ditipu' dan diacungkan ke Heryawan. "Tulisan itu kami buat mendadak karena memang enggak nyangka Gubernur akan turun langsung," paparnya.

Soal janji yang disampaikan Heryawan, Nobi menyebut tidak ada hal kongkret yang akan membuat buruh sejahtera. "Apa yang disampaikan Gubernur tidak ada kata yang memastikan kesejahteraan kaum buruh," tandasnya.

Catatan detikbandung, Heryawan tidak pernah menemui massa secara langsung di halaman Gedung Sate. Bahkan saat mayday atau peringatan hari buruh se-dunia, Heryawan tidak pernah menemui massa. Ia biasanya menemui beberapa perwakilan massa di Gedung Sate jika ada demonstrasi.

Kabiro Humas dan Protokol Ruddy Gandakusumah membenarkan hal itu. Meski jarang tidak pernah menemui massa secara langsung, ia menyebut Heryawan tetap menyerap aspirasi massa.

"Pak Gubernur selama ini kalau menyerap aspirasi massa biasanya menerima perwakilan massa di Gedung Sate. Tapi kalau secara formal menemui masa di lapangan, baru kali ini," ujarnya.

(orb/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini