Sejak peluit kick off dibunyikan wasit, Persib tampak hati-hati melakukan serangan. Selain itu, beberapa kali para pemain salah dalam memberikan umpan.
Pola serangan pun lebih banyak bertumpu di sektor sayap melalui Atep dan Budiawan. Sementara di lini tengah, Miljan Radovic belum terlihat menampilkan kemampuan terbaiknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wildansyah sempat membuat seisi stadion bergerumuh setelah mencetak gol pada menit 23. Namun gol itu dianulir wasit karena terjadi pelanggaran sebelumnya di kotak penalti.
Menit 37, tendangan keras Marcio di luar kotak penalti mampu ditepis. Peluang lainnya lahir dari kaki Atep menyambut umpan silang Marcio. Sayang, sepakan Atep melambung.
Deltras sendiri berani tampil menyerang meski bermain di kandang lawan. Beberapa peluang sempat tercipta dan cukup membuat bobotoh deg-degan.
Menit 10, solo run Budi Sudarsono diganjal di kotak penalti. Namun wasit tidak memberikan penalti. Dua menit kemudian atau menit 12, Budi kembali membuat peluang. Namun sepakannya melebar.
Menit 16, sundulan Mijo Dadic di kotak penalti mampu dimentahkan Cecep Supriatna. Pada menit 33, sepakan keras Qiskil Gandrum ditangkap 'Si Gegep'.
Sementara di menit-menit akhir babak pertama, emosi pemain Deltras sempat terpancing. Toni Sucipto yang dinilai melakukan handsball di kotak penalti, tidak berbuah tendangan penalti bagi Deltras. Para pemain 'The Lobster' pun sempat protes pada wasit.
Bahkan ketika peluit akhir babak pertama ditiup, para pemain dan official tim Deltras sempat menghampiri wasit Novari Ikhsan mempertanyakan beberapa keputusannya.
Pelatih Blitz Tarigan pun sempat terlihat geram. Beruntung, petugas keamanan mampu mengatasi situasi.
(orb/ern)










































