Kereta Gantung BSB Mampu Melaju Enam Meter per Detik

Kereta Gantung BSB Mampu Melaju Enam Meter per Detik

Baban Gandapurnama - detikNews
Senin, 14 Mei 2012 18:07 WIB
Kereta Gantung BSB Mampu Melaju Enam Meter per Detik
Bandung - Sebanyak 55 kabin disiapkan untuk Kereta Gantung 'Bandung SkyBridge' (BSB). Satu kabin berkapasitas 10 penumpang. BSB diklaim mampu melaju dalam kecepatan enam meter per detik.

"Kecepatannya 20 kilometer per jam atau enam meter per detik," Presiden Direktur PT Aditya Dharmaputra Persada, Sandjaya Susilo, saat jumpa pers di Kafe Meeting Point, Jalan Pasteur, Kota Bandung, Senin (14/5/2012).

PT. Aditya Dharmaputra Persada sebagai developer dan projectinitiator dari proyek BSB. Rencananya, pembangunan BSB mulai dikerjakan pada Juni 2012 mendatang dan ditargetkan bisa beroperasi mulai pertengahan 2013. Investasi proyek ini ditaksir menelan biaya lebih dari 7 juta USD.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

BSB melintas di ketinggian sekitar 50 meter mulai dari stasiun yang ditempatkan di lahan sekitar Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan (PPGL) atau dekat Tol Pasteur hingga terhubung ke Mal Paris van Java (PvJ) di Jalan Sukajadi. Tersedia dua lintasan yang siap melayani penumpang, yakni dari arah PPGL ke PvJ, dan arah sebaliknya. Lintasan menggantung di atas permukiman penduduk itu berjarak sekitar dua kilometer.

"Interval waktu kabin dengan kabin lainnya itu 10 detik. Jadi satu menit itu bisa melayani 60 orang atau penumpang. Sehingga dalam satu jam bisa mengangkut 2.400 penumpang," papar Sandjaya.

Sandjaya menyebutkan lintasan sepanjang dua kilometer itu ditopang sebanyak empat tiang penyangga atau tower setiap jarak 500 meter. Tower tersebut dinilai kokoh terhadap gangguan gempa. Kabin berbentuk tertutup ini diklaim antipetir dan tak goyah bila tertiup angin berkecepatan 50 kilometer per jam.

"Doppelmayr sebagai pabrikan cable car yang sudah membangun di sejumlah negara, sangat menjamin keselamatan penumpang. Selama ini persoalan teknis dan sarana cable car yang dibuat Doppelmayr tidak pernah terjadi hal-hal membahayakan penumpang," tegas Sandjaya.

(bbp/ern)


Berita Terkait