Keluarga Nana, tentu saja berharap perhatian Pemkot Bandung. Sebagai warga berasal dari golongan tidak mampu, upaya pengobatan Nana terbentur kendala dana. "Sudah sering berobat. Mulai pengobatan altenatif hingga berobat ke rumah sakit jiwa," jelas Ijah (55), ibu kandung Nana, saat ditemui di kediamanya Jalan Situgunting Barat, Gang Ibu Emeh, RT 3, RW 9, Kelurahan Babakan Ciparay, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Selasa (10/4/2012).
Ijah mengatakan, keluarga memutuskan Nana dipasung lantaran khawatir meresahkan warga. Padahal, Ijah mengaku sebelum anaknya itu dipasung, tidak pernah mengamuk.
"Kami berharap ada bantuan dari pemerintah," jelas Ijah.
Ketua RT 3 Opa Mustofa (47) mengatakan pemasungan Nana itu berdasarkan hasil rembug keluarganya. "Memang sebelum dipasung, Nana sering masuk ke rumah warga. Tapi enggak pernah ngamuk. Namun begitu, warga sekitar menjadi takut. Akhirnya keluarga memasungnya," terang Opa saat ditemui di lokasi sama.
Warga atau tetangga Nana berharap Pemkot Bandung turun tangan. "Semoga Pemkot bisa menolong untuk membantu pengobatan Nana," ujarnya.
(bbp/avi)











































