"Kebijakan kenaikan harga BBM merupakan bentuk penghianatan dan penzaliman kepada rakyat. Penghianatan karena kebijakan ini dibuat untuk kepentingan lembaga keuangan dan korporasi asing. Bukan untuk kepentingan rakyat," tegas Humas HTI Jabar Luthfi Afandi saat disela-sela aksi.
Menurut Lutfi, kenaikan harga BBM akan diikuti dengan kenaikan harga barang dan jasa. Artinya, tambah dia, beben hidup masyarakat semakin bertambah berat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam aksinya, massa HTI Jabar yang terdiri kaum pria dan wanita itu membentangkan spanduk yanh anatara lain bertulis, 'Tolak Kenaikan Harga BBM. Kebijakan Khianat dan Zalim', 'Tolak Kenaikan Harga BBM. Penguasa: Bohong, Dzalim, dan Khianat', dan 'Selamatkan BBM Milik Rakyatt dengan Syariah dan Khilafah'.
Takbir berkumandang dan teriakan tolak kenaikan BBM dilantangkan sejak aksi yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB. Puluhan bendera HTI dikibarkan. Aksi tersebut mendapat pengawalan ratusan aparat kepolisian. Sedangkan Jalan Diponegoro atau depan Gedung Sate ditutup sementara.
(bbn/avi)










































