Mr Sjafruddin Prawiranegara Diusulkan Jadi Nama Jalan

Mr Sjafruddin Prawiranegara Diusulkan Jadi Nama Jalan

Oris Riswan Budiana - detikNews
Kamis, 08 Mar 2012 22:16 WIB
Bandung - Mr Sjafruddin Prawiranegara resmi jadi pahlawan nasional ke 13 yang berasal dari Jabar pada 8 Nopember 2011. Sebagai bentuk penghargaan lebih, nama tersebut diusulkan jadi nama jalan di Bandung.

Sebelumnya, di Bandung sudah ada empat nama jalan yang menggunakan nama pahlawan nasional asal Jabar. Nama-nama tersebut yakni Jalan Ir H Djuanda, Jalan RE Martadinata, Jalan Otto Iskandardinata dan Jalan Dewi Sartika.

"Kami berharap Gubernur akan memberikan penghargaan dengan cara menjadikan nama Mr Sjafruddin Prawiranegara sebagai nama jalan di Kota Bandung bersama nama para pahlawan lainnya," kata Ketua Yayasan Masyarakat Sejawaran Indonesia (YMSI) Jabar Nina Lubis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal itu dikemukakan Nina di sela Syukuran Pengangkatan Sjafruddin Prawiranegara di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kamis (8/3/2012).

Selain Sjafruddin, Nina berharap para pahlawan lain juga diabadikan menjadi nama jalan. "Kami para sejarawan siap untuk mengkaji jalan mana saja yang bisa diberi nama pahlawan-pahlawan nasional asal Jabar," ucapnya.

Menanggapi usulan tersebut, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menanggapi positif. Ia setuju nama Sjafruddin dijadikan nama jalan. Namun keputusan akhir diserahkan ke pemerintah kabupaten atau kota sebab pemprov hanya bisa memberi usulan.

"Insya Allah, nanti kita usulkan. Jalannya bisa di Bandung atau di daerah lain di Jabar," ucapnya.

Sementara itu, pengusulan Sjafruddin untuk dijadikan pahlawan nasional terhitung paling sulit dibanding nama lain yang juga diusulkan jadi pahlawan nasional asal Jabar. Dalam prosesnya, Sjafruddin tiga kali diusulkan. Dan di usulan ketiga Sjafruddin baru diangkat sebagai pahlawan nasional.

"Kesulitan itu bukan karena jasa beliau kurang bagi negara, tapi karena beliau pernah jadi ketua PRRI (Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia). PRRI itu dianggap sebagai pemberontak," jelasnya.

(orb/tya)


Berita Terkait