"Ini adalah pameran kilas balik kedua yang digelar WFB. Tahun lalu kami mendapatkan tanggapan yang sangat baik dari masyarakat. Mereka mengapresiasi karya foto yang dipamerkan," ujar Ketua WFB Gelora Sapta saat memberikan sambutan dalam pembukaan pameran di Gedung Sate, Jumat (30/12/2011).
Ia mengatakan, pameran ini mencoba menghadirkan kembali sejumlah momen penting yang pernah terjadi sepanjang tahun 2011. Diharapkan, melalui karya-karya foto yang ditampilkan ini bisa menjadi refleksi untuk perbaikan diri di tahun-tahun yang akan datang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain diisi oleh karya para pewarta foto, pameran ini juga menampilkan 34 karya foto dokumentasi dari Humas Pemprov Jabar yang mengikuti perjalanan Gubernur dan Wakil Gubernur ke seluruh pelosok Jabar dalam berbagai kegiatan yang menarik.
Dipilihkan lokasi pameran di area Gedung Sate menurut Gelora karena Gedung Sate adalah rumah bersama warga Jabar. Selain itu di area ini terdapat dekat dengan kantor pejabat di lingkungan Pemprov Jabar, juga kantor anggota dewan.
"Jadi anggota dewan bisa melihat, seperti apa potret kondisi rakyat yang mereka wakili," tutur Gelora.
Saat membuka pameran ini, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menyatakan apresiasi dan menyambut penyelenggaraan pameran ini. Gubernur mengatakan, foto adalah salah satu media perekam waktu yang bisa menggambarkan apa yang sedang terjadi saat itu.
"Foto menyimpan sejuta makna. Ternyata ada dokumen foto yang begitu menarik dan menjadi kenang-kenangan di 2011 ini," ujar Heryawan. Ia pun menyatakan dukungannya untuk mengagendakan pameran kilas balik ini menjadi acara rutin tahunan bersama antara Pemprov Jabar dengan WFB.
Pantauan detikbandung, ratusan foto-foto berukuran 30 cm X 40 cm karya 54 jurnalis di Jabar ini dipajang dalam instalasi bambu. Foto-foto disusun berdasarkan kategori foto, seperti Hukum dan Kriminal, Korupsi, Anak-anak, Kesenian, Perhelatan, Tokoh, Lingkungan Kesehatan, Satwa dan Kehidupan, Kemiskinan, BUdaya Kontemporer dan lainnya.
Beberapa foto di bagian Korupsi misalnya, menampilkan karya foto pada saat para terdakwa korupsi divonis bebas pada Pengadilan Tipikor Bandung beberapa waktu lalu. Tak cukup memang ratusan foto ini menggambarkan apa yang teradi selama setahun ini.
Namun pameran ini kiranya cukup mewakili apa saja peristiwa yang terjadi selama 2011. Pameran berkonsep outdoor ini dibuka untuk umum dan akan berlangsung setiap hari hingga Senin (2/1/2012).
(tya/ern)











































