Tujuh sandera tersebut diceritakan tengah berada di dalam bioskop lalu didatangi empat teroris yang kemudian menyandera mereka. Diantara sandera tersebut terdapat pejabat negara dan dua diantaranya adalah perempuan.
Sepuluh anggota Paskhas AU pun bersiap menyelinap menyergap kawanan teroris yang berada di dalam gedung. Dengan sigap dan penuh kewaspadaan mereka pun berhasil melumpuhkan teroris. Dua teroris tewas ditempat setelah ditembak. Sandera pun berteriak saat berondongan peluru dimuntahkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di depan lobby mall, sandera laki-laki itu langsung ditangani jihandak yang melepas lalu membawa pergi untuk menjinakkan. Setelah itu seluruh sandera pun diamankan. Para teroris itu pun juga dibawa dengan mobil yang telah disiapkan.
Setelah itu, tim lainnya bergerak menuju basement untuk melumpuhkan teroris lainnya yang telah memasang bom pada genset.
Aksi para anggota Paskhas AU ini berlangsung sekitar 20 menit. Kegiatan ini dilakukan sebelum mall buka. Di Jalan Merdeka, warga yang tengah melintas pun bereaksi beragam melihat kegiatan yang tidak diberitahukan secara luas.
Ada yang kemudian menonton kegiatan itu, namun ada juga yang ketakutan karena menyangka ada kejadian serius yang benar-benar terjadi.
Dalam simulasi ini, seluruh anggota mengenakan pakaian lengkap dengan penutup muka, helm dan rompi serta senjata.
(tya/ern)











































