"Mereka tiga kali menendang dan dua kali mengarah ke gawang (total lima tendangan), hasilnya mereka bisa cetak dua gol," ungkap Drago kepada wartawan di Stadion Persib, Jalan Ahmad Yani, Senin (5/12/2011).
Jika dibandingkan dengan Persib, Persiram jelas jauh lebih efektif melakukan serangan. Dari lima peluang yang diciptakan, para pemain 'Dewa Laut' lebih mumpuni menyelesaikan peluang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, jika peluang yang dimiliki mampu diselesaikan dengan baik, Persib akan jadi tim produktif di laga tersebut. "Bisa dibayangkan kalau Persib bisa seperti Persiram (bisa selesaikan peluang dengan baik)," ucapnya.
Ia menambahkan, penyelesaian akhir memang jadi salah satu hal yang harus dipoles dari berbagai kekuarangan yang masih terlihat. Ke depan, akan terus menggembleng skuadnya agar hal serupa bisa diperbaiki.
Duel Persib vs Persiram sendiri berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Persib. Tiga gol kemenangan Persib masing-masing dicetak Airlangga Sutjipto, gol bunuh diri pemain belakang Persiram, dan tendangan penalti Miljan Radovic.
Sementara Persiram memperkecil ketinggalan lewat tendangan penalti Oktavianus Maniani dan Boumsong. Meski kalah, Persiram puas dengan skor tersebut karena mampu memberikan perlawanan sengit bagi 'Maung Bandung'.
(ors/ern)










































