"Saya belum mendapat laporan secara lengkap. Ini menjadi perhatian saya," kata Putut saat ditemui di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Jumat (25/11/2011).
Menurut Putut, kasus tersebut saat ini masih dalam penyelidikan. Tiga saksi sudah diperiksa termasuk salah seorang PNS, Edi Supriadi, yang bertugas di bagian Bensat Bimas Polda Jabar. Edi ialah orang yang mencairkan duit tersebut di Kantor Cabang Bank Mandiri, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabidhumas Polda Jabar AKBP Martinus Sitompol saat ditemui di tempat sama mengatakan, duit tersebut dibawa Edi menggunakan sepeda motor jenis matic. Uang tersebut dikaitkan di pengait bagian depan motor.
"Uangnya dimasukan ke dalam tas. Lalu dibungkus kantong kresek karena saat itu sedang hujan," jelas Martinus.
Penjahat jalanan menggondol duit tunai remunerasi (penyesuaian gaji) milik Polda Jabar sebesar Rp 175.750.000. Aksi ini tergolong berani lantaran terjadi sore dan lokasinya berada di kawasan keramaian kota.
Informasi dihimpun, peristiwa pencurian itu berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB di Jalan Ibrahim Adjie (Kiaracondong), Kota Bandung, Kamis (24/11/2011).
Waktu itu Edi, PNS Bensat Bimas Polda Jabar, sedang menuju Mapolda Jabar sambil menunggangi sepeda motor jenis matic bernopol D 6456 ZS setelah menarik uang.
"Namun saat perjalanan atau tepatnya di dekat Carrefour, ban motor gembos. Ia berhenti dan belok kiri ke Jalan Kiaracondong mencari tukang tambal. Edi menemukan jasa tambal ban yang berada di pinggir jalan atau tepatnya sekitar Bank BRI. Selagi menunggu proses penambalan ban, Edi beranjak membeli rokok di warung yang tak jauh dari tempat tambal ban.
Tak disangka, selagi Edi membeli rokok, pencuri menggondol kantong kresek berisi uang yang digantungkan di depan motor dan langsung tancap gas memacu sepeda motor ke arah Binong.
(bbn/ern)










































