"Kenapa saya tidak (mau) ikut turnamen (IIC)? Saya memang memiliki program sendiri. Saya tahu kapan tim saya harus ikut turnamen," ujar Drago saat ditemui di Stadion Siliwangi, Senin (31/10/2011) petang.
Wartawan pun sempat mempertanyakan keinginan banyak pihak agar Persib mengambil keputusan berlaga di IIC. Namun kembali Drago menegaskan bahwa timnya memang belum siap dan tidak ingin mempertaruhkan reputasi Persib jika kalah di IIC.
"Saya tidak takut dengan kritikan selama itu disertai argumen. Tapi kritikan tanpa argumen, itu bodoh," ucapnya.
"Saya hanya ingin mengembangkan tim ini agar siap bertanding di level yang sama dengan Persipura, Pelita Jaya, dan Semen Padang. Jangan terburu-buru harus mengkuti turnamen, mengertilah (keinginan saya) karena ini bagian dari proses," tegas pria asal Kroasia itu.
Soal program latihan, Drago mengaku sudah memiliki dan menjalankannya. "Sekarang kita sudah memiliki program latihan, sudah saya susun dan semuanya sedang berjalan," tandas Drago.
Namun, Persib belum mengambil sikap apakah mengambil penunjukkan sebagai tuan rumah sekaligus peserta IIC atau tidak.
Jajaran direksi dan komisaris PT PBB baru berencana menggelar rapat malam ini untuk membahas hal tersebut, termasuk menentukan sikap Persib terkait kisruh pengelolaan kompetisi.
(ors/ern)











































