Rumah Walikota Diancam Dibakar, Satpol PP Langsung Sidak Kosambi

Rumah Walikota Diancam Dibakar, Satpol PP Langsung Sidak Kosambi

- detikNews
Rabu, 05 Okt 2011 19:20 WIB
Bandung - Selebaran berisi ancaman akan membakar rumah Walikota Bandung Dada Rosada, langsung ditanggapi dengan inspeksi mendadak ke Pasar Kosambi Bandung. Satpol PP bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, periksa sejumlah bahan makanan, Rabu (5/10/2011).

Dalam sidak tadi, dibantu pula aparat polisi dan TNI. "Tadi kami mendapingi pelaksanaan pemeriksaan. Karena isunya ada makanan kadaluarsa yang dari selebaran yang ditempel di kantor walikota. Selain itu, ini juga memang bagian dari tugas rutin kami," ujar Kepala Satpol PP Kota Bandung, Ferdi Ligaswara saat dihubungi detikbandung via telepon selulernya.

Ferdi menilai selebaran yang ditempel di kantor walikota itu adalah surat kaleng yang dibuat oleh penghasut yang tidak bertanggungjawab. Ia menyebut, selebaran tersebut ditemukan 2 kali dalam waktu yang berbeda, Selasa (4/10/2011) siang dan malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang siang ditempel. Sementara yang malam hanya ditaruh begitu saja," tuturnya.

Akibat adanya selebaran tersebut, ia menuturkan pengamanan di lingkungan kantor dan rumah dinas Walikota Bandung pun ditingkatkan. Sementara itu, menurut informasi yang ia terima, sejauh ini belum ditemukan makanan kadaluarsa dari sejumlah sampel seperti daging dan buah.

Ada dua jenis selebaran gelap. Pertama bertuliskan 'Pemkot tidak peduli kepada masyarakat yang mengonsumsi makanan kadaluwarsa di Pasar Kosambi. Jika walikota tidak bertindak menertibkan makanan impor di Pasar Kosambi, masyarakat akan membakar rumah walikota'.

Selebaran kedua bertuliskan 'Walikota, Dishub, anda pencipta terminal bayangan di Leuwipanjang. Jika walikota tak bertindak, masyarakat akan membakar rumah walikota Bandung'.

(tya/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini