"Saya berharap Persib tidak terus larut dengan hilangnya Eka. Justru sebaliknya, bagaimana dengan materi pemain yang ada Persib bisa berprestasi," ujar Suko, sapaan akrabnya.
Hal itu dikemukakan Suko kepada detikbandung di Sekretariat PSSI Jabar, Jalan Lodaya, Jumat (23/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini memang sepakbola profesional. Siapapun bisa memperkuat tim mana saja yang terbaik bagi pemain itu sendiri, baik untuk karirnya maupun untuk memajukan sepakbola itu sendiri," jelasnya.
Suko mengatakan, konsentrasi Persib sebaiknya fokus mengejar misi juara. "Mudah-mudahan dengan materi yang ada sekarang bisa lebih baik lagi dan mencapai prestasi yang diinginkan masyarakat," tuturnya.
Sementara menurutnya, rasa kehilangan Eka Ramdani lama-kelamaan akan pudar. "Kalaupun ada reaksi atas perginya Eka, itu karena sisi emosional dan romantisme, Eka itu kan ikon Persib. Tapi lama-lama juga akan hilang dengan sendirinya," tandas Suko.
(ors/ern)










































