Kepala Terminal Cicaheum Jujun Juanda mengatakan kondisi terkini diperkirakan hanya lima penumpang yang mengisi setiap bus yang ada. Ia menyatakan sepinya penumpang itu disebabkan berbagai faktor.
"Penurunan ini salah satunya bisa disebabkan menjamurnya bisnis travel dan mobil rental. Memang hal tersebut dikeluhkan sejumlah pengusaha dan sopir bus," ujar Jujun saat ditemui wartawan di Terminal Cicaheum, Jalan AH Nasution, Kota Bandung, Rabu (23/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menuturkan, saat mudik lebaran 2011 ini pihaknya menyiagakan sekitar 366 armada bus yang terdiri dari Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).
"Selain itu kami menyiapkan armada tambahan sekitar 60 bus. Kendaraan tersebut merupakan bantuan dari DAMRI dan Perusahaan Otobus," terang Jujun.
Diprediksi puncak arus mudik di Terminal Cicaheum berlangsung pada H-4 dan H-3 lebaran. Sebab, kedua hari itu bertepatan dengan hari libur karyawan dan Pegawai Negeri Sipil (PNS).
"Sejak kemarin hingga kini belum ada peningkatan penumpang. Sehari paling 15 bus yang berangkat," ucap Jujun.
(bbn/ern)











































