"2011 ini kerugiannya Rp 7 miliar," kata Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda di Kantor Diskar Kota Bandung, Jalan Sukabumi, Rabu (10/8/2011).
Menurut Ayi, jika melihat angka hingga Agustus, diprediksi jumlah kebakaran tahun ini menurun dibandingkan dengan tahun kemarin. Di mana, tahun kemarin jumlahnya hingga akhir tahun mencapai 151 dengan kerugian ditaksir Rp 61 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kadiskar Kota Bandung John Siregar mengungkapkan secara umum penyebab kebakaran adalah dua hal. "Listrik dan tabung gas. Padahal listrik dan gas adalah bagian dari kehidupan kita," ucapnya.
Dengan sosialisasi yang dilakukan Diskar, diharapkan masyarakat akan paham meminimalisir dan mengantisipasi bahaya kebakaran. Sebab, kerugian akibat kebakaran tidak hanya sebatas kerugian materi.
"Yang paling berat itu kerugian priskis. Karena kebakaran istilahnya bisa memiskinkan seseorang dan mengakibatkan beban psikis tersendiri," jelas John.
(ors/ern)










































