Aksi ini untuk mendesak Pemkot Bandung dan DPRD Kota Bandung menjadikan Babakan Siliwangi jadi hutan kota dan bagian dari ruang terbuka hijau (RTH) Kota Bandung.
"Kata dan seni bagi kami adalah alat untuk mengkritisi pemerintah. Banyak media yang bisa digunakan untuk itu tanpa harus marah dan mencaci," kata koordinator aksi Dadang Hermawan di sela aksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Filosofisnya karinding ini berasal dari alam. Dan alat musik ini dibuat leluhur sebagai harmonisasi dengan alam. Sebab bambu itu punya nilai ekologis dan ekonomi tinggi," ungkapnya.
Dadang menambahkan, pihaknya berharap pemerintah dan DPRD segera mengesahkan Babakan Siliwangi agar jadi hutan kota dan bagian dari RTH.
Sementara, massa yang datang sekitar pukul 10.00 WIB dan menggelar aksi di depan halaman DPRD Kota Bandung, pada pukul 10.30 WIB diterima di ruang Komisi B perwakilan anggota dewan.
(ors/ern)











































