"Saya lagi masak. Sebelumnya sempat denger suara retakan terus ambruk," kata Wiwid saat ditemui detikbandung di lokasi bencana.
Lokasi dapur dan kamar anaknya saling menempel. Namun yang ambruk justru kamar anaknya yang berukuran 3x2 meter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wiwid langsung lari keluar rumah dan minta tolong pada warga. "Saya tinggalin masaknya. Takut ambruknya makin gede," ucapnya.
Rumah milik Syamsudin (60) di Gang Masjid RT 1 RW 12 Kelurahan Pasteur Kecamatan Sukajadi ambruk untuk kedua kali Minggu pagi. Sementara ambruk yang pertama kali terjadi Sabtu (16/7/2011) malam.
Rumah sederhana itu ambruk setelah tertimpa benteng Sungai Cikalindu.
(ors/ern)











































