Lima Dokter Kecil Sindir Perokok Lewat Puisi

Lima Dokter Kecil Sindir Perokok Lewat Puisi

- detikNews
Sabtu, 16 Jul 2011 12:53 WIB
Lima Dokter Kecil Sindir Perokok Lewat Puisi
Bandung - Lima dokter kecil (dokcil) dari SD Pertiwi Bogor, membacakan puisi karya Taufik Ismail bertajuk 'Tuhan 9 Cm' dalam acara Roadshow Dokter Kecil 2011 di aula Gedung Sate, Sabtu (16/7/2011). Puisi yang cukup panjang itu berisi sindiran bagi para perokok dari segala kalangan yang menjadikan rokok sebagai berhala baru.

Penampilan 5 dokcil dari SD Pertiwi Bogor itu menarik perhatian ratusan dokter cilik yang mengikuti acara roadshow tersebut. Begitu juga hadirin lainnya yang terdiri dari Netty Heryawan, Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Rullyanto, dokter-dokter, guru atau pendamping, orang tua dokcil dan lainnya.

"Indonesia adalah surga luar biasa ramah bagi perokok, tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok," ucap seorang dokcil membuka puisi tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sambil membawa kertas ditangan, mereka pun membacakan puisi bergantian dengan mic yang dipakai bergiliran. Tak jarang, saat mereka membacakan bait puisi, terdengar tawa dari para hadirin.

"Di puskesmas pedesaan orang kampung merokok, di apotik yang antre obat merokok, di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok, di ruang tunggu dokter pasien merokok, dan ada juga dokter-dokter merokok," tutur siswa SD berpakaian dokcil serba putih lengkap dengan slayer dan topi saat berpuisi.

Hadirin pun tertawa mendengarnya, apalagi banyak undangan acara tersebut adalah praktisi kesehatan. Penampilan manis dari 5 dokcil tersebut pun membuka talkshow kesehatan, dengan narasumber istri Gubernur Jabar, Netty Heryawan, Professional Marketing Manager Lifebuoy PT Unilever Indonesia, Nirmala Chandra, praktisi Kesehatan Hendrawan dan Pakar Kesehatan Azhali.


(tya/bbn)


Berita Terkait