"Kemarin memang awalnya ada dugaan dimolotov karena ditemukan botol bersumbu dan bau bensin. Tapi setelah petugas identifikasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), ternyata ledakan bukan dimolotov," ujar Putut usai upacara HUT Bhayangkara ke-65 di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Jumat (1/7/2011).
Putut menjelaskan, hasil penyelidikan sementara pelaku diduga hendak merusak dan membakar ATM tersebut. Dari hasil rekaman CCTV, terlihat pelaku masuk membawa dua botol dan menyiramkan Bahan Bakar Minyak (BBM) di ruang ATM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Putut menambahkan, pintu yang terlontar hingga 10 meter disebabkan karena api menguap di ruang sempit itu dan membakar AC sehingga memicu terjadi ledakan.
Hingga kini, sambung Putut, kasus tersebut masih dalam penyelidikan Polrestabes Bandung yang dibackup Polda Jabar.
Kamis dini hari sekitar pukul 02.12 WIB (30/6/2011), ledakan ATM BNI yang berada di area Toko Muslim Rabbani terbakar dan terdengar ledakan dua kali. Akibatnya pintu ATM terlempar beberapa meter dan ATM rusak. Meski begitu uang dalam ATM utuh.
Β
(bbp/ern)











































