Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur Jabar Dede Yusuf saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, SelasA (28/6/2011).
"Pemprov sedang menggarap bagaimana mengatasi kemacetan antar kota kabupaten. Tapi investasinya itu mahal, sampai Rp 3 triliun," kata Dede.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti juga akan dicari investor yang paling pas," katanya.
Dede menuturkan konsep transportasi massal merupakan pilihan yang sangat wajar untuk kota metropolitan, seperti halnya kota-kota di Singapur dan Malaysia yang sudah menerapkannya.
(tya/ern)










































