Terduga Teroris yang Meninggal Diduga Kena Serangan Jantung

Terduga Teroris yang Meninggal Diduga Kena Serangan Jantung

Baban Gandapurnama - detikNews
Selasa, 14 Jun 2011 16:41 WIB
Bandung - Untung Budi Santoso (43), dikabarkan meninggal di sel Mako Brimob Kelapa Dua Depok. Belum jelas kapan terduga teroris ini menghembuskan nafas terakhirnya. Namun, berdasarkan keterangan polisi, penyebab Untung meninggal diduga serangan jantung.

"Berdasarkan keterangan dokter yang disampaikan pihak Mako Brimbob Kelapa Dua, Untung meninggal karena syok akibat serangan jantung," ujar Kepala Desa Cingcin, M Soleh, saat dihubung detikbandung via ponsel, Selasa (14/6/2011).

Pagi tadi sekitar pukul 04.20 WIB, jenazah Untung yang berada di dalam peti mati dikirim dari Mako Brimob Kelapa Dua Depok ke kediamannya di RT 1 RW 9, Kampung Sukarame, Desa Cingcing, Kabupaten Bandung. Jenazah Untung dimakamkan tak jauh dari rumahnya di Pemakaman Sukarame sekitar pukul 14.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Soleh dan pihak keluraga Untung didatangi sejumlah anggota polwan pada Senin (13/6/2011) sore. Mereka meminta keluarga Untung untuk datang ke Mako Brimob Kelapa Dua Depok.

"Beberapa polwan itu mengaku dari Jakarta. Mereka memberi kabar kalau Untung meninggal. Senin malam kemarin, saya beserta istri Untung dan dua perwakilan pihak keluarganya pergi ke Mako Brimob. Memang benar Untung meninggal," jelas Soleh.

Namun begitu, Soleh tidak mengetahui kapan tepatnya Untung meninggal. "Pihak keluarga sudah menerima dengan takdir ini. Siang tadi jenazah Untung sudah dimakamkan," paparnya.

Informasi yang dihimpun, Untung ditangkap Densus 88 di kawasan Cibolang, Desa Cingcing, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (12/6/2011). Belum ada keterangan resmi keterlibatan Untung dalam penangkapan tersebut. Begitupun penyebab kenapa Untung meninggal.

Soleh mengaku mengetahui kabar tersebut dan enggan berkomentar apakah Untung merupakan terduga teroris. "Kasusnya apa, saya tidak tahu. Selama ini Untung merupakan warga yang baik dan tidak memiliki masalah," tutupnya.

(bbp/bbp)


Berita Terkait