Proyektil peluru yang bersarang di kaki kiri Firman diboyong ke Puslabfor Mabes Polri untuk penyelidikan. Hal itu untuk mengetahui jenis senjata api yang dipakai pelaku.
"Jenis senjata apinya belum diketehui. Nanti kita menunggu hasil uji balistik dari Puslabfor Mabes Polri. Proyektil peluru yang diangkat dari kaki korban sudah dikirim," ujar Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Tubagus Ade Hidayat di ruang kerjanya, Jumat (20/5/2011).
Ia menuturkan, guna mengusut senjata api yang dipakai pelaku itu, tentu saja melalui beberapa tahapan pengujian. Hal tersebut membutuhkan waktu lagi. "Hasilnya membutuhkan waktu minimal satu minggu," terang Tubagus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang pengamen, Firman, tersungkur setelah ditembak pria misterius di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Rabu (18/5/2011) sekitar pukul 20.00 WIB. Pelaku penembakan yang mengendrai sepeda motor jenis matic itu langsung kabur setelah satu kali meletuskan senjata api.
(bbp/ern)










































