Ia pun berharap masyarakat memahami bahwa mendonorkan darah merupakan hal yang menyehatkan bila dilakukan secara teratur. Begitu juga pemahaman bahwa menyumbangkan darah merupakan sebuah kebaikan atau ibadah yang bernilai pahala.
"Harus didorong agar donor darah menjadi sebuah kebiasaan di tengah masyarakat. Saya akan memulai membiasakan diri dengan donor darah setiap 3 bulan sekali. Sehingga dengan begitu PMI tidak lagi kesulitan dalam mendapatkan darah bagi keperluan kemanusiaan. Sehingga ada 2 hal yang harus diupayakan yakni penggalangan darah sekaligus pengumpulan dana. Kedua hal itu merupakan kebutuhan yang harus PMI penuhi dalam menjalankan tugasnya," ujar Heryawan dalam rilis yang diterima detikbandung, Rabu (27/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Heryawan juga meminta agar PMI mempunyai data base, yang berisi data pendonor, antara lain; jumlah pendonor, golongan darah dan alamatnya. Sehingga di saat membutuhkan, PMI tidak lagi kesulitan dalam mendapatkan darah yang dibutuhkan, baik dari golongan maupun jumlahnya.
Senada dengan Gubernur, Ketua PMI Jabar pun sepakat untuk menjalin kemitraan dengan semua pihak, baik pemerintah, swasta maupun masyarakat yang peduli. "PMI Jabar sedang menyusun sistem dan mekanisme guna menjalin kerjasama kemitraan dalam menggalang dana dan darah," tegas Adang.
(tya/ern)










































