Kejadian tersebut diketahui pertama kali oleh pemilik toko emas, Dedy Saepudin (53), saat hendak buka toko, Sabtu (15/1/2011) sekitar pukul 08.00 WIB. Mengetahui tokonya dijarah maling, Dedy berteriak ke sejumlah warga dan tukang becak di sekitar lokasi.
"Pa Haji (Dedy, red) datang sama dua pekerjanya pagi tadi. Saat buka rolling door dan masuk ke dalam, Pa Haji kaget karena brankas tempat menyimpan emas dan uang dalam kondisi terbuka," ujar salah satu tukang becak, Jhon (32), kepada wartawan di lokasi kejadian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau kata Pa Haji, kerugiannya mencapai ratusan juta rupiah," ujar Jhon.
Dedy segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Buahbatu. Sekitar pukul 08.30 WIB tadi polisi langsung melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara.
Pantauan detikbandung, tidak ada kerusakan di pintu rolling door toko. Diduga kuat pencuri masuk dari bagian belakang toko. Lalu merusak atap dan menghancurkan satu brankas berisi perhiasan emas dan uang tunai di toko itu.
Toko Khalifah untuk sementara tutup. Garis polisi sudah terpasang di lokasi kejadian.
(bbn/avi)