Jembatan Pasupati Merenggang Hal yang Wajar

Jembatan Pasupati Merenggang Hal yang Wajar

- detikNews
Senin, 27 Des 2010 17:50 WIB
Jembatan Pasupati Merenggang Hal yang Wajar
Bandung - Merenggangnya expansion joint (sambungan beton jembatan dari karet-red) di sebagian Jalan Layang Pasupati, merupakan hal yang biasa terjadi di jembatan-jembatan yang memakai beton.

Hal itu diungkapkan Indra Maha, selaku PPK Preservasi Wilayah III Satuan Kerja Preservasi dan Pembangunan Jalan dan Metropolitan Kota Bandung, saat dihubungi detikbandung melalui telepon selular, Senin (27/12/2010).

"Di situ kan memang letak expansion joint yakni untuk menyambung beton-betonnya. Di situ memang memungkinkan pergerakan mundur. Karena yang namanya beton kalau sudah dicor pasti ada proses penyusutan, tapi dalam batas wajar," jelas Indra.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akibat penyusutan tersebut, lanjut Indra, karet yang ada di expansion joint itu menjadi melebar. "Kita mau mengembalikan ke posisi awal. Betonnya kita kupas, kita tambah karetnya, nanti baru kita cor kembali," terangnya.

Menurut Indra, ditutupnya expansion joint tersebut dengan pelat baja untuk memperlancar arus lalu lintas dan tidak membuat pengendara khawatir.

"Kalau dibiarkan merenggang begitu saja kan tidak nyaman. Karena kan selain struktur yang diperhatikan, kenyamanan pengendara juga harus diperhatikan. Makanya kita benahi," katanya.

Indra mengimbau agar masyarakat tidak khawatir dengan kondisi tersebut. Diperkirakan jalan akan kembali normal Rabu (29/12/2010) mendatang.

"Kita lihat dulu traffic dan cuacanya, mudah-mudahan besok malam sudah bisa kita cor, hari Rabu diharapkan sudah bisa normal kembali," terangnya.

(avi/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini