"Saya ingin mengembangkan permainan tradisional yang suah lama ditinggalkan. Saya inisiatif untuk membuat bambu-bambu itu sendiri," ujar Sadiman, pelatih Cicabe Enggrang Club (CEC) saat ditemui usai CEC tampil di Cikapundung.
CEC terdiri dari siswa SD Cicabe mulai kelas 4 hingga kelas 6.
Mereka tampil dengan dipandu oleh pelatihnya, Sadiman. Sadiman memberi mereka aba-aba dengan kode tangan. Contohnya jika kedua tangan Sadiman lurus ke depan, berarti keempat gadis tersebut berjalan lurus. Sementara saat Sadiman melingkarkan tangannya di atas kepala, berarti mereka harus membuat lingkaran besar.
Salah satu siswa yang tampil mengaku senang bisa unjuk kabisa di depan Wali Kota Bandung Dada Rosada.
"Sedikit deg-degan sih, tapi senang banget bisa tampil di depan Pak Wali Kota," ujar Sita siswi kelas 6 yang menggunakan enggrang tertinggi yakni sekitar 2,05 meter.
Aksi mereka ini berlangsung selama 5 menit. Bagi anda yang penasaran ingin melihat aksi mereka. Jangan khawatir, mereka akan tampil kembali sore hari saat penutupan Cikapundung Festival. (avi/avi)











































