Polisi Periksa Juru Masak dan Petugas Keamanan Pabrik

Keracunan Buruh Garmen

Polisi Periksa Juru Masak dan Petugas Keamanan Pabrik

- detikNews
Selasa, 19 Okt 2010 11:29 WIB
Bandung - Polisi masih mendalami dugaan keracunan yang dialami 61 karyawan PT Trimas Sarana Garment Industry yang terjadi pada Jumat (15/10/2010) lalu. Hingga kini, polisi sudah memeriksa dua orang saksi untuk dimintai keterangan terkait dugaan keracunan massal tersebut.

Namun hingga saat ini, belum ada dugaan yang mengarah agar mereka dijadikan tersangka. Keduanya adalah orang yang bertugas memasak dan kepala keamanan.

"Mereka sudah diperiksa. Sejauh ini kami masih melakukan pendalaman, belum penetapan tersangka," ujar Kanitreskrim Polsek Margahayu Iptu Muntaha, saat dihubungi detikbandung via ponsel, Selasa (19/10/2010).

Saat ini, kata dia, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari BPOM. Hal itu untuk membuktikan apakah makanan yang dikonsumsi karyawan PT Trimas mengandung racun atau tidak.

"Kami masih nunggu hasil pemeriksaan BPOM," ungkapnya.

Sementara, semua karyawan sudah masuk normal. Mereka yang sempat dilarikan ke rumah sakit pun kondisinya sudah sehat.

"Semuanya sudah sehat dan kembali bekerja," katanya.

Sedikitnya, 61 orang dilarikan ke RS Sulaeman, Jalan Kopo-Margahayu, Kabupaten Bandung. Dugaan sementara, mereka keracunan makanan yang diberikan pihak pabrik. Mayoritas, mereka mengalami mual dan muntah. Sementara sample makanan berisi nasi, gudeg, sayuran, dan lain-lain dibawa ke BPOM untuk diperiksa.

(ors/tya)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini