Kaca Kereta yang Rusak Diganti Triplek

Kaca Kereta yang Rusak Diganti Triplek

- detikNews
Rabu, 06 Okt 2010 08:46 WIB
Bandung - PT KA terpaksa mengganti kaca jendela kereta api ekonomi Pasundan jurusan Bandung-Surabaya dengan triplek, kardus, dan plastik. Hal itu setelah kereta mengalami kerusakan pasca perang batu antara bobotoh Persib dan warga di jalur kereta api Kota Solo, Minggu (3/5/2010).

"Untuk sementara, kaca jendela yang pecah diganti menggunakan triplek, kardus, dan plastik," ujar Kepala Humas PT KA Daop II Bandung Bambang S Prayitno, kepada detikbandung, di Kantor PT KA Daop II Bandung, Jalan Stasiun, Rabu (6/10/2010).

Dijelaskan Bambang, penambalan dilakukan PT KA Daop VIII Surabaya. Sebab, kereta api Pasundan merupakan milik Daop VIII, di Surabaya. Itu setelah kereta yang membawa rombongan bobotoh tiba di Stasiun Kiaracondong, Senin (4/10/2010), lalu kembali ke Surabaya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara kereta jurusan yang sama dari kelas bisnis (Mutiara Selatan) dan eksekutif (Argowilis) merupakan milik Daop II. Sehingga, perbaikan merupakan tanggung-jawab Daop II.

Bambang mengatakan, dua kereta terakhir juga tak luput dari kerusakan akibat perang batu. Kereta Pasundan mengalami kerusakan kaca, jendela, dan bordes sekitar 90 persen. Di antaranya ada yang pecah, retak, dan bolong.

"Sementara kaca yang pecah atau rusak, kereta Mutiara Selatan dan Argowilis masing-masing sekitar 30 dan 25 buah," ungkapnya.

Perang batu antar bobotoh dengan warga yang berada di pinggir jalur Kereta Api yang melintas di sekitar Kota Solo, terjadi saat perjalanan pulang menuju Bandung Minggu(3/9/2010). hal itu mengakibatkan Kaca KA Ekonomi Passundan, Mutiara Selatan dan Argowilis rusak berat.

(ors/ern)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads