"Ya, pengunjung sudah sekitar 11 ribu hingga siang ini. Acara ini membuktikan mampu menyedot perhatian masyarakat Bandung dan sekitarnya," kata Danlanud Husein Sastranegara, Kolonel Pnb Asep Adang Supriyadi, saat ditemui wartawan di lokasi acara.
Asep mengatakan, event dirgantara seperti ini memang jarang digelar di Indonesia. Yang menarik, dalam event ini masyarakat bisa langsung melihat, memegang dan naik di kursi beragam jenis pesawat yang mejeng di area acara. Selain itu, atraksi pesawat di udara pun menjadi suguhan yang ditunggu para pengunjung.
"Kegiatan ini mengandung makna education, science, sport dan tourism. Selain itu, acara tersebut ialah wadah untuk mengembangkan potensi kedirgantaraan Kota Bandung," papar Asep yang berharap BAS bisa dilaksanakan setahun dua kali.
Asep menambahkan, BAS 2010 ini menampilkan juga pesawat buatan dalam negeri yang diproduksi PT Dirgantara Indonesia. Pesawat itu antara lain N-250 dan CN-235.
Pantauan detikbandung, para pengunjung yang hadir di kegiatan tersebut mayoritas berkeluarga. Orangtua begitu gembira memboyong anak-anaknya. Mumpung ada kesempatan, mereka tak lupa berfoto ria sambil bergaya di depan pesawat-pesawat.
"Acara ini sangat bagus, bisa mengenalkan secara nyata kepada anak-anak soal pesawat. Selama ini anak-anak hanya melihat di televisi, gambar atau miniatur," jelas Angga Wijaya (37), warga Jalan Setiabudi, yang datang bersama istri dan seorang anaknya.
(bbp/orb)











































