"Kita sudah tidak ada waktu untuk mengurusi masalah ini (konflik internal - red). Harusnya sekarang kita sudah mematangkan skema permainan," kata Eka kepada wartawan, usai konferensi pers terkait sponsorship Persib, di Cafe Persib, Jalan Sulanjana, Selasa (21/9/2010).
Secara pribadi, ia berharap pelatih Daniel Darko Janackovic bisa berkomunikasi dengan baik, khususnya antara pelatih dan pemain. Sebab jika tidak, kerjasama tim akan sulit terbentuk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eka mengatakan, kendala yang terjadi saat ini adalah komunikasi yang kurang berjalan baik. Apalagi, Darko merupakan pelatih anyar yang belum menguasai bahasa Indonesia.
"Kelemahannya (Darko) kalau saya lihat adalah komunikasi," ujarnya.
Namun saat ditanya apakah Eka memilih Darko sebagai pelatih, ia enggan bicara panjang lebar. "Siapapun pelatihnya, kalau sudah ditentukan manajemen, semuanya harus tetap berjalan. Saya pribadi enggak masalah siapapun pelatih Persib," paparnya.
Informasi yang dihimpun detikbandung, konflik terakhir terjadi saat Persib ada di Cirebon untuk menggelar training center (TC) yang rencananya berlangsung Jumat (17/9/2010) hingga hari ini. Namun Minggu (19/9/2010), Persib bertolak ke Bandung setelah dikabarkan ada perseteruan dengan pelatih.
(ors/ern)











































