Menurut Yusuf Rahmat, salah seorang warga yang pertama kali menemukan potongan tubuh tersebut, Ibu korban, Tini, curiga karena ia sudah 11 hari tidak melihat keberadaan anaknya.
"Sekitar jam 16.30 WIB, Ibu Tini dan keluarganya datang ke rumah korban karena curiga anaknya tidak ada kabar selama 11 hari. Karena pintunya terkunci akhrinya dibongkar. Pas dibuka rumahnya berantakan," ujar Yusuf saat ditemui di sekitar lokasi kejadian, Sabtu (14/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi kemudian meminta warga sekitar untuk mengecek ke atas dan melihat isi karung tersebut. "Ada celah sekitar 10 cm yang terbuka, dari situ kelihatan ada karung, polisi meminta saya untuk liat ke atap," paparnya.
Saat tiba di atas, ia melihat dua karung goni dan membuka salah satunya. "Pas saya buka, keliatan potongan paha, llau saya tutup lagi, kemudian polisi menurunkan kedua karung tersebut," jelasnya. (avi/avi)











































