Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Dade Achmad meminta kepada orangtua memantau keseharian anak remajanya, terutama yang memiliki sepeda motor. Bila 'kuda besi' itu dipreteli atau diubah fisiknya, orangtua perlu curiga anaknya ikut geng motor.
"Peran orangtua sangat penting untuk memantau anaknya terhindar dari geng motor. Maka itu perlu adanya pengawasan di rumah, sekolah dan lingkungan sekitar," kata Dade saat dihubungi detikbandung melalui ponsel, Rabu (9/6/2010).
Biasanya, kata Dade, anggota geng motor kerap berulah dengan membawa sepeda motor yang kondisinya tidak lengkap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain penagawasan orangtua, Dade juga mengimbau agar pihak sekolah untuk terus mewaspadai anak didiknya agar tak terjerumus masuk kelompok bermotor yang menjurus ke arah kriminal.
Geng motor kini beraksi kembali. Dua pemuda tewas mengenaskan di jembatan layang Pasupati, Selasa (8/6/2010) dini hari. Sementara satu pemuda lainnya luka-luka. Diduga mereka menjadi korban ulah geng motor.
Lokasi kejadian berada di jembatan layang Pasupati, tepatnya dari arah Balubur menunju arah barat jembatan tersebut
(bbp/avi)











































