"TPP guru jangan dipangkas. Kami menuntut tetap 300 ribu rupaih. Tetapi kalau anggaran memadai, kami inginya naik menjadi 500 ribu rupiah," jelas Maman salah seorang perwakilan dari PGRI yang disambut tepuk tangan para guru yang hadir dalam audiensi bersama Anggota Komisi D DPRD Kota Bandung dan Kadisdik Oji Mahroji.
Sementara itu Sekjen FGII Iwan Hermawan mengatakan, pemangkasan TPP guru di Bandung tidak mendapat sosialisasi terlebih dahulu. Jelas, kata dia, hal tersebut mengejutkan para guru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekitar 51 guru yang mewakili pedemo diterima Komisi D DPRD Kota Bandung. Mereka melakukan audiensi di Ruang Paripurna, Rabu (19/5/2010).
Perwakilan guru berasal dari Federasi Guru Independen Indonesia (FGII), Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Bandung dan Asosiasi Guru Honorer Kota Bandung.
Pertemuan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB, namun hingga pukul 11.00 WIB, masih berlangsung. Selama dengar pendapat ini tidak terjadi adu mulut.
(bbp/avi)











































