Dalam sambutannya, Endang berharap keberadaan Askes Center dapat meningkatkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat terutama masyarakat miskin.
Dituturkan Endang, RS sebesar RSHS juga harus memiliki custumer service yang ditempatkan di beberapa titik di rumah sakit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditambahkan Endang, petugas CS harus memiliki personality yang ramah dan mampu menjelaskan informasi yang dibutuhkan pasien.
"Jadi nanti dilatih seperti pramugari yang banyak senyum, dan bisa memberikan informasi yang dibutuhkan," paparnya.
Endang juga berharap RSUP Hasan Sadikin dapat menjadi rumah sakit yang bertaraf dunia. Sehingga masyarakat tidak perlu lagi berobat ke luar negeri.
"Karena kami ingin masyarakat tidak lagi harus berobat ke luar negeri, karena pelayanan kesehatan yang sudah setara," terang Endang.
Namun untuk itu menurut Endang yang diperlukan membangun kepercayaan masyarakat. "Membangun trust pada masyarakat harus dibangun agar RS dipercaya oleh masyarakat," pungkasnya.
Usai meresmikan Gedung Askes, Endang pun berkeliling untuk meninjau fasilitas dan kondisi gedung Askes Center.
Dalam persemian gedung, juga hadir Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan istrinya, Netty Heryawan, Dirut RSHS Rizal Chaidir, Dirut Askes, Kepala Dinas Kesehatan Jabar Alma Lucyati, dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Gunadi.
Dalam kesempatan itu, Heryawan juga menyerahkan dana bantuan hibah untuk pelayanan kesehatan masyarakat miskin sebesar Rp 4,5 yang diberikan secara simbolis pada Dirut RSHS Rizal Chaidir.
Usai meresmikan gedung tersebut, Endang meneruskan ke peresmian Gedung RS Pendidikan Unpad yang terhubung langsung dengan RSHS.
Hingga saat ini acara di Teaching Hospital masih berlangsung. Setelah ini, direncanakan Endang, akan meneruskan ke RS Mata Cicendo. Juga untuk meresmikan Pusat Mata Nasional.
(tya/ema)










































