Hal itu disampaikan Kepala Museum KAA Isman Pasha. Menurut Isman dengan banyaknya sumbangan dari komunitas, pelaksaan peringatan KAA tahun ini akan lebih padat dari tahun lalu.
"Mereka menawarkan diri mengisi kegiatan untuk peringatan KAA," tutur Isman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peringatan KAA tahun ini bertemakan 'Dalam Peringatan 55 Tahun KAA Asia Afrika Menghadapi Dasawarsa Kedua Abad ke-21'. Acara yang rutin dilakukan adalah menaikan 106 bendera negara-negara KAA oleh pramuka.
Selain itu ada pemutaran film KAA, seminar, dan kegiatan yang dibuat oleh masing-masing komunitas. Komunitas yang terlibat antara lain Asia Afrika Reading Club, Paguyuban Sapedah Baheula, Rotary Club, Klab Aleut, Komunitas Radio Antik dan lain-lain.
Peringatan KAA kali ini untuk meningkatkan diplomasi publik warga, bukan acara seremoni negara agar nilai-nilai konferensi Asia Afrika dimaknai masyarakat.
"Bukan ditujukan untuk pejabat, tapi untuk pemahaman masyarakat terutama generasi muda," pungkas Isman.
(ema/dip)











































