Penyebab Jalan Rusak Karena Aspal Dikurangi

Penyebab Jalan Rusak Karena Aspal Dikurangi

Tya Eka Yulianti - detikNews
Selasa, 30 Mar 2010 20:40 WIB
Penyebab Jalan Rusak Karena Aspal Dikurangi
Bandung -

Anggota Komisi A DPRD Kota Bandung Lia Noer Hambali menilai kondisi jalan yang sudah diperbaiki tetapi cepat rusak selama ini, karena tak sesuainya spesifikasi atau adanya pengurangan kualitas aspal.

"Saya menduga, kualitas pembangunan dan perbaikan jalan tidak sesuai dengan specnya. Banyak kebocoran," ujar Lia dalam rapat kerja Komisi A dengan sejumlah SKPD di lingkungan Pemkot Bandung yang dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Jalan Aceh, Selasa (30/3/2010).

Lia mencontohkan, lapisan aspal yang seharusnya 2 sentimeter, malah dikerjakan 1 sentimeter. "Kalau kualitasnya bagus, tidak mungkin cepat rusak. Jangan selalu menyalahkan hujan kalau jalanan rusak," ungkapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lia menuturkan, daerah lainnya seperti Serang dan Banten pun mengalami musim hujan sama dengan di Bandung, namun jalan di kota tersebut tak satupunย  berlubang.

"Saya tidak bohong, dua hari lalu saya melewat di sana, saya tidak menemukan satupun jalan yang bolong. Padahal sama-sama hujan," imbuhnya.

Lia menyinggung kondisi Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, yang memiliki kualitas baik dan merupakan jalan nasional."Jalan Asia Afrika itu awet, tapi kenapa yang diurus oleh pemkot cepat rusak," tambahnya.

Dirinya berharap Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kota Bandung dapat menindak kontraktor nakal yang mempermainkan kualitas aspal atau komponen jalan.

"DBMP harus memblacklist pihak ketiga yang tidak benar kerjanya dengan mengurangi aspal," katanya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala DBMP Kota Bandung Iming Ahmad menuturkan kesiapannya untuk memberi sanksi bagi kontraktor yang melanggar kesepakatan perjanjian. Iming pun menganggap dugaan anggota dewan tersebut sebagai peringatan agar DBMP melakukan tugasnya dengan baik.

"Kami selalu berupaya agar spec sesuai dengan yang direncanakan. Kalau kontraktor kerjaannya tidak beres, baik dari segi kualitas atau keuangannya yang tidak bisa dipertanggungjawabkan pasti akan kami blacklist dan tidak boleh ikut lelang berikutnya," ujar Iming.

(tya/bbp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads